tips membeli rumah bekas

7 Tips Sebelum Membeli Rumah Bekas Yang Harus Anda Perhatikan

Kini semakin banyak ditemui perumahan-perumahan yang menawarkan Anda untuk memiliki hunian yang baru dibangun. Terutama di daerah-daerah yang menjadi penyokong daerah metropolitan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan minat orang untuk membeli rumah bekas atau rumah seken.

Ada beberapa hal yang menjadi keuntungan dari membeli rumah bekas dibanding rumah baru. Satu diantaranya adalah luas objek yang lebih luas, dengan harga yang relatif tidak jauh berbeda dengan rumah baru. Lalu selanjutnya, membeli rumah bekas tidak dikenakan pajak Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah bekas, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Berikut ini adalah tips membeli rumah bekas yang harus Anda perhatikan.

Tips Membeli Rumah Bekas

1. Tentukan budget atau anggaran untuk membeli rumah bekas Anda

Hitunglah berapa anggaran yang kira-kira Anda sanggup untuk membeli rumah bekas tersebut. Jangan lupa masukkan pula anggaran untuk renovasi rumah. Seperti pengecatan ulang, penggantian plafon atau keramik, dll.

Jika Anda membeli rumah bekas tersebut menggunakan fasilitas KPR, maka perhitungkan pula kesanggupan pembayaran cicilan KPR Anda. Hitung berapa kewajiban-kewajiban cicilan yang masih harus Anda tanggung. Dan tentukan berapa angka maksimal untuk membayar KPR Anda nantinya.

2. Buat daftar keinginan Anda dari rumah bekas tersebut

Bayangkanlah rumah seperti apa yang Anda inginkan. Buatlah dalam bentuk daftar. Musyawarahkannlah bersama anggota keluarga yang lain.

Dimana lokasinya? Apakah dekat dengan kantor, atau dekat sekolah anak-anak? Berapa kamar yang dibutuhkan? Perkirakan juga pertumbuhan keluarga Anda. Lalu apakah rumah tersebut harus berada di dalam kompleks perumahan atau tidak? Dan lain sebagainya lagi tergantung keinginan Anda.

3. Dapatkan informasi mendetail mengenai kondisi rumah

Gali informasi sedetail mungkin mengenai rumah bekas yang ingin Anda beli. Akan lebih baik lagi jika Anda mendapatkan informasi tersebut langsung dari pemilik rumah sebelumnya. Informasi tersebut bisa mengenai berbagai macam hal. Seperti berapa usia bangunan dan juga alasan mengapa pemilik menjual rumah tersebut. Bisa juga hal-hal teknis seperti apakah saluran airnya masih bagus, air apa yang digunakan (PAM atau air tanah), dan lain-lain.

Apabila Anda mencari informasi melalui jasa agen properti, pilihlah agen yang terpercaya dan berusahalah mendapatkan informasi secara maksimal dari agen tersebut. Ada beberapa keuntungan membeli rumah bekas Anda dari agen properti. Yaitu Anda akan dibantu pengurusan berbagai macam hal, seperti dokumen jual-beli maupun pengurusan pengajuan KPR hingga proses selesai.

4. Cek kelengkapan dokumen

Dokumen rumah atau objek properti merupakan salah satu hal terpenting dalam transkasi jual beli rumah. Maka dari itu periksalah secara teliti mengenai kelengkapan dan keabsahan dokumen-dokumen tersebut.

Apakah surat kepemilikan dari rumah tersebut? Apakah sudah Sertipikat Hak Milik (SHM) ataukah masih girik. Jika Anda ingin menggunakan fasilitas KPR dari Bank, pastikan bahwa rumah bekas yang ingin Anda beli memiliki SHM. Karena Bank tidak akan memproses dokumen rumah selain Sertipikat.

Lalu pastikan nama penjual dan nama yang tertera di dokumen adalah sama. Apabila tidak sama dan terdapat perbedaan, tanyakanlah status hubungannya. Apabila telah dilakukan jual-beli sebelumnya, namun ternyata belum diurus hingga balik nama SHM, mintalah Akta Jual Beli (AJB) yang sah atas rumah tersebut.

Cek juga mengenai Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dari rumah tersebut. Apakah sesuai dengan kondisi fisiknya ataukah ada perubahan. Dan satu lagi adalah dokumen Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dua dokumen ini wajib ada terutama apabila Anda ingin menggunakan fasilitas KPR dari Bank. Karena kelengkapan dokumen adalah salah satu syarat untuk pengajuan KPR ke Bank.

5. Periksa kondisi rumah

Penting sekali untuk mengetahui detail kondisi fisik bangunan. Mengingat Anda dan keluarga akan menempati bangunan tersebut di kemudian hari. Anda tentunya harus memastikan keamanan dan kenyamanan Anda dan keluarga Anda.

Tanyakan kepada pemilik berapa usia bangunan. Apabila bangunan telah terbangun lebih dari 20 tahun, maka dianggap sebagai bangunan tua. Antara 10-20 tahun adalah bangunan berusia sedang. Sedangkan bangunan yang telah terbangun kurang dari 10 tahun masih dianggap sebagai bangunan baru.

Pengetahuan akan usia bangunan tersebut akan memudahkan Anda untuk memperkirakan biaya renovasi yang akan timbul. Semakin tua bangunan, tentunya kondisi fisiknya juga semakin tidak maksimal. Oleh karena itu biaya yang harus Anda siapkan untuk renovasi juga akan semakin besar.

Periksa kondisi bangunan secara mendetail. Jika Anda kurang familiar dengan bangunan, Anda bisa membawa kontraktor dan menggunakan jasanya untuk menilai kondisi fisik bangunan tersebut. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memeriksa kondisi fisik bangunan antara lain:

  • Struktur rumah
  • Pondasi rumah
  • Kondisi dinding
  • Kualitas lantai
  • Kondisi atap rumah dan plafon
  • Jaringan listrik
  • Sumber air
  • Saluran pembuangan air
  • Sirkulasi udara

6. Survey lingkungan

Setelah Anda cocok dengan kondisi fisik bangunan dan kira-kira Anda dapat menjangkau biaya renovasinya, yang perlu Anda lakukan selanjutnya adalah survey lingkungan tempat rumah bekas tersebut berada.

Perhatikanlah akses menuju rumah tersebut. Apakah dekat dengan jalan tol, apakah dilalui angkutan umum ataukah dekat dengan jalan raya. Perhatikan pula fasilitas-fasilitas pendukungnya. Seperti tempat ibadah, sekolah, pasar tradisional maupun modern, rumah sakit, puskesmas, pusat hiburan, dan lain-lain.

Kondisi sosial di lingkungan tersebut juga perlu Anda perhatikan

7. Survey kembali harga sekitar

Apabila rumah bekas tersebut sudah sesuai dengan anggaran Anda, semua kriteria yang Anda dan keluarga inginkan ada dalam rumah tersebut, dokumennya lengkap, kondisi rumah masih bagus, dan lingkungannya juga mendukung, Anda tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan rumah bekas impian Anda. 🙂

Satu hal terakhir yang perlu Anda lakukan (untuk memperoleh keuntungan maksimal) adalah melakukan survey harga di darah sekitar. Dari informasi ini ini Anda akan tahu apakah harga yang ditawarkan penjual rumah yang ingin Anda beli ini di bawah harga pasar, sesuai pasaran, atau malah di atas harga pasar. Anda bisa mendapatkan informasi ini melalui situs jual beli properti yang sudah banyak bertebaran belakangan ini.

Informasi ini akan berguna bagi Anda untuk melakukan penawaran harga. Untuk melakukan penawaran, pastikan dengan harga yang normal. Untuk harga rumah biasanya penawaran berkisar antara 10 – 20 % dari harga dasar yang ditawarkan.

 

Itulah tips untuk membeli rumah bekas yang kami bagi disini. Pertama-tama tentukan anggaran yang Anda mampu, lalu buat daftar keinginan dari rumah bekas tersebut, dapatkan informasi mendetail rumah tersebut, cek dokumennya, cek kondisi fisik bangunannya, survey lingkungan sekitar, dan survey harga sekitar. Semoga 7 tips membeli rumah bekas tersebut bermanfaat bagi Anda. Terutama bagi Anda yang sedang memburu rumah bekasi impian Anda. 🙂

NOTE:
Mau update tips seputar rumah syariah dan juga inspirasi & motivasi Islami yang mencerahkan langsung melalui smartphone Anda? Invite PIN BBM: 5F4BA988. Dapatkan inspirasi yang menarik langsung melalui smartphone Anda setiap minggunya.

Artikel Terkait

10 Keunggulan Investasi Properti di Algira Propert...
views 176
10 keunggulan investasi di Algira Properti - Setelah tahu 5 keunggulan pertama investasi di Algira properti, Anda tentunya sudah semakin yakin untuk b...
5 Pertanyaan Yang Harus Anda dan Pasangan Anda Dis...
views 102
Ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah minimalis Anda, seringkali Anda tidak sendirian dalam mengambil keputusan tersebut. Anda pasti mengkonsulta...
10 Keunggulan Investasi Properti di Algira Propert...
views 206
10 keunggulan investasi properti di Algira properti - Sudah bukan rahasia lagi jika investasi properti adalah pilihan investasi terbaik dibandingkan d...
5 Hal Yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Membeli R...
views 104
Apakah Anda sudah memutuskan membeli rumah minimalis baru? Apakah Anda sudah menetapkan budget untuk rumah minimalis baru tersebut? Apakah Anda masih ...
Kapan Saat Yang Tepat Membeli Rumah Minimalis?
views 117
Apakah Anda sedang bertanya pada diri Anda sendiri "Kapan ya waktu yang tepat untuk membeli rumah minimalis bagi keluarga saya?" Atau mungkin "Apakah ...

Comments

comments

Nasuha Alhuda

Selain aktif di bisnis properti, aktif juga di bisnis fashion. Juga menjadi blogger di eksisbisnis.com. Sukses dunia akhirat bukan pilihan, melainkan tujuan yang harus diperjuangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *