Rumah Susah Laku Dijual? Mungkin Anda Melakukan 5 Kesalahan Ini

Anda sedang menjual rumah Anda. Entah itu untuk keperluan yang mendesak atau untuk mengalihkan investasi di tempat lain. Namun hari demi hari, minggu demi minggu, dan tahun baru demi tahun baru, tidak ada yang berminat untuk membeli rumah Anda.

Kesalahan dalam menjual rumah apa yang telah Anda lakukan sehingga rumah tersebut sulit untuk terjual? Berikut ini adalah daftar 5 kesalahan dalam menjual rumah yang umum terjadi yang menyebabkan rumah Anda sulit laku. Semoga bermanfaat bagi Anda yang mengalami kesulitan seperti di atas, ataupun Anda yang ingin menjual rumah atau properti Anda.

5 Kesalahan Dalam Menjual Rumah Yang Patut Anda Hindari

Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan. Namun ketika kesalahan itu ada di dunia properti atau real estate, sebuah kesalahan bisa merugikan Anda hingga ratusan juta atau malah miliaran rupiah.

1. Salah menetapkan harga

Kesalahan dalam menjual rumah yang utama adalah dalam hal menetapkan harga. Kebanyakan orang menetapkan harga rumah mereka di angka yang mereka butuhkan atau yang mereka inginkan. Hal tersebut menjadi sebab harga rumah yang ditetapkan menjadi tidak relevan dan terlalu tinggi. Inilah yang menyebabkan rumah susah terjual.

Dalam kenyataannya, harga perlu lebih dahulu dihitung dari harga pasaran di daerah sekitar. Yang tak lain dan tak bukan adalah kompetitor Anda. Solusinya adalah, sebelum menetapkan harga final, berkelilinglah dan lihat harga-harga rumah di daerah tempat rumah yang ingin Anda jual. Sesuaikan dengan luas bangunan, luas tanah, dan juga tahun bangunannya. Atau Anda bisa berselancar di dunia maya dengan mengunjungi portal-portal jual beli properti.

Atau jika Anda tidak punya cukup waktu untuk melakukan semua hal tersebut sendirian, mintalah bantuan kepada agen properti. Agen properti akan melakukan analisis perbandingan harga. Mereka tahu betul keadaan pasaran sekitar, yang mana adalah kompetitor Anda tadi. Tetapi yang terpenting adalah, agen properti mengetahui seperti apa rumah yang mudah terjual.

2. Tidak mau keluar banyak modal

Mau menjual rumah butuh modal juga? Ya, dan banyak orang tidak mengetahuinya. Oleh karena itu, kesalahan dalam menjual rumah yang satu ini juga seringkali terjadi. Modal apa sajakah yang diperlukan dalam menjual rumah?

Biaya Promosi

Rumah juga sama dengan produk produk yang lainnya. Butuh untuk dipromosikan supaya banyak orang yang tahu. Seringkali orang yang ingin menjual rumah hanya modal spanduk “DIJUAL. HUBUNGI: ……. ” yang dipajang di depan rumah. Padahal banyak media yang bisa dipakai secara efektif untuk memasarkan rumah kita, seperti media cetak; koran, majalah, brosur, dll. Ataupun media online. Dan besaran biayanya bervariasi tergantung tipe promosi yang akan Anda pakai

Biaya Renovasi Rumah

Rumah, apalagi yang sudah terpakai beberapa waktu lamanya, terkadang ada kerusakan di beberapa titik. Namun banyak orang ingin menjual rumahnya dan tidak mau mengeluarkan biaya renovasi rumah? “Buat apa direnovasi? Toh akan dijual juga pada akhirnya.” Ini adalah persepsi yang salah. Coba Anda melihat dari sudut pandang pembeli. Apakah Anda sudi mengeluarkan uang untuk rumah yang kondisinya tidak bagus? Sementara di luar sana masih bertebaran rumah-rumah dengan kondisi sangat bagus, dengan harga yang sama, atau bahkan lebih murah. Pertimbangkanlah baik-baik. 🙂

Biaya Komisi Penjualan

Pernahkan Anda lewat sebuah rumah yang di depannya ada spanduk seperti ini?

Spanduk Tanpa Perantara
Spanduk Tanpa Perantara

Spanduk ini menyatakan bahwa penjual rumah tidak mau ada perantara atau sering disebut mediator untuk menghubunginya untuk membantu menjual rumah tersebut. Apa yang salah dengan rumah yang dipasarkan tanpa perantara? Sah-sah saja memasarkan rumah tanpa perantara. Tanpa perantara berarti uang yang akan diterima tidak akan dipotong untuk komisi.

Namun keuntungan memasarkan rumah dengan peranta/ agen properti jauh lebih banyak. Seperti dalam hal penetapan harga diatas, lebih mudah memasarkannya, tidak perlu repot menemani calon pembeli (biasanya lebih dari satu), terbantu untuk proses negoisasi, dan masih banyak lagi.

3. Rumah Anda tidak siap disurvey kapanpun

Beberapa orang hanya mau menunjukkan rumahnya pada saat akhir pekan. Entah karena alasan sibuk bekerja di tengah pekan atau memang hanya menyediakan waktu survey di akhir pekan. Ini juga kesalahan dalam menjual rumah yang tidak Anda sadari.

Banyak pembeli potensial rumah Anda yang justru ada waktu di tengah pekan, sementara di akhir pekan bekerja. Atau dibeberapa kasus, hanya bisa survey pada hari tertentu di tengah pekan karena akan pergi dalam waktu yang lama, entah keluar kota atau keluar negeri.

Nah, karena sudah terlanjur “hanya” menyediakan waktu survey di akhir pekan, berarti pembeli-pembeli potensial tersebut tidak akan bisa survey rumah Anda. Walupun sebenarnya mereka sangat tertarik. Di dalam dunia properti, waktu survey adalah kunci penting. Tidak ada survey lokasi 99 % tidak akan ada penjualan.

Bagaimana solusinya? Disinilah peran agen properti. Jika alasan Anda sibuk bekerja di tengah pekan, agen properti bisa menggantikan peran Anda untuk menemani calon pembeli potensial rumah Anda. Karena hal tersebut adalah pekerjaan mereka. 🙂

4. Rumah Anda tidak selalu dalam kondisi terbaik

Kesalahan dalam menjual rumah selanjutnya adalah rumah yang tidak selalu dalam kondisi terbaik. Dari segi kebersihan, kerapihan, kenyamanan, keteraturan, dan lain-lain.

Pastikan rumah tidak berantakan seperti banyak cucian pakaian berserakan dimana-mana, cucian piring kotor belum tercuci, sampah yang belum terbuang, mainan anak-anak bertebaran dimana-mana, atau bau tak sedap muncul di sekitar rumah.

Hal-hal mendetail seperti itu terkadang menjadi kunci apakah seseorang tertarik membeli atau tidak. Jadi, rajinlah beres-beres rumah Anda ya. 🙂

5. Tidak sepenuhnya jujur

Pembeli tidak suka kejutan. Apalagi kejutan buruk di saat-saat terakhir menjelang kesepakatan. Maksudnya bagaimana? Anda tidak sepenuhnya jujur dalam menerangkan rumah Anda yang mau dijual. Adalah hal terbaik untuk menjelaskan segala detail yang berkaitan dengan rumah Anda di awal.

Pada beberapa kasus, hal ini berpengaruh signifikan. Namun terkadang juga tidak signifikan. Seperti halnya jika pembeli rumah Anda sudah terlanjur jatuh cinta terhadap rumah yang Anda jual. Namun tentu tidak ada salahnya bersikap terbuka sepenuhnya dari awal bukan? 🙂

 

Itulah beberapa kesalahan dalam menjual rumah yang mungkin secara tidak sadar Anda lakukan. Kesalahan dalam menjual rumah tersebut meliputi; salah menetapkan harga, tidak mau keluar modal, rumah tidak siap disurvey, rumah tidak dalam kondisi terbaik, dan tidak jujur sepenuhnya. Semoga beberapa kesalahan dalam menjual rumah di dalam artikel ini membantu Anda yang ingin menjual rumah Anda.

NOTE:
Mau update tips seputar rumah syariah dan juga inspirasi & motivasi Islami yang mencerahkan langsung melalui smartphone Anda? Invite PIN BBM: 5F4BA988. Dapatkan inspirasi yang menarik langsung melalui smartphone Anda setiap minggunya.

Artikel Terkait

3 Cara Meningkatkan Harga Jual Rumah Minimalis And...
views 77
Harga Rumah Minimalis di lokasi-lokasi tertentu seperti di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, Balikpapan, dan kota besar lainnya cender...
7 Keuntungan Menggunakan Jasa Agen Properti Untuk ...
views 171
Keuntungan menggunakan jasa agen properti - Anda mau menjual rumah Anda? Tapi sayangnya Anda tidak mempunyai waktu untuk menanggapi calon pembeli yang...

Comments

comments

Nasuha Alhuda

Selain aktif di bisnis properti, aktif juga di bisnis fashion. Juga menjadi blogger di eksisbisnis.com. Sukses dunia akhirat bukan pilihan, melainkan tujuan yang harus diperjuangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *